Thermal System and Renewable Energy Engineering

It's about clean and cheap energy

Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik

Posted by ropiudin pada 28 Juni 2011


Problem persampahan di Medan nampaknya akan segera berakhir. Ini menyusul rencana pengolahan limbah tersebut menjadi energi listrik oleh PT Global Inti Era Prima (GIEP) yang bekerja sama dengan pemerintah kota setempat.

Kesepakatan kerja sama itu telah ditandatangani oleh Walikota Abdillah dengan Dirut GIEP, Era Prima Mujianto, belum lama ini di Medan. Sebelum melaksanakan proyek tersebut, pihak PT Global harus melakukan studi kelayakan terlebih dulu.

Apabila renana ini terwujud, maka produksi sampah sebesar 1.200 ton per hari di Medan tidak lagi menjadi barang yang menyebalkan dan tak berguna. Tapi, bisa dijadikan sumber energi listrik, di tengah ancaman krisis listrik yang akan melanda Sumut pada 2003 mendatang.

Dari studi kelayakan tersebut pemkot nantinya akan melihat sejauh mana kemampuan proyek pemanfaatan sampah menjadi tenaga listrik yang dikembangkan perusahaan tersebut.

“Jika dinilai memungkinkan maka akan ditindaklanjuti dengan membuat dan menuangkannya dalam satu perjanjian kerja sama untuk mengikat keduabelah pihak,“ kata Aslan Harahap, Humas Pemko Medan, Rabu (18/9).

Walikota Abdillah mengatakan pihaknya sangat tertarik dengan teknologi pengolahan sampah yang dikembangkan PT Global. Apalagi dari pengolahan sampah itu bisa diperoleh sumber energi listrik alternatif.

“Jika teknologi pengolahan sampah itu bisa optimal dijalankan maka pemkot akan memperoleh manfaat yang besar,“ tandas walikota. Pertama, jelasnya, bisa mengatasi kesulitan pengelolaan sampah yang selama ini menjadi problem kota Medan. Kedua, bisa mengatasi krisis tenaga listrik di Sumut.
Walikota mengatakan, selama ini penanggulangan sampah merupakan masalah yang rumit di kota Medan. Selama ini penanggulangan sampah kota Medan yang jumlahnya 1.200 ton atau sekitar 480 M3 per hari, dilakukan dengan sederhana.

Yakni denga mengumpulannya di tempat pembuangan sampah. Dan itu menelan biaya tinggi. Cara konvesional ini kerap menimbulkan persoalan, terutama yang menyangkut tempat pembuangan akhir (TPA).
“Kalau kerja sama ini berhasil, merupakan langkah maju dan sangat berarti sekali,“ kata Abdillah antusias. Karenanya dia berharap proyek ini segera bisa diwujudkan.

Sementara itu, Dirut PT Global Mujianto mengatakan sebelum melaksanakan proyek tersebut pihaknya akan melakukan studi kelayakan teknis dan lingkungan selama tiga bulan ke depan. “Apabila tidak ada hal-hal yang menjadi kendala, proyek ini segera akan bisa diwujudkan,“ tandasnya.

Tenaga listrik alternatif itu saat ini memang sangat dibutuhkan. Apalagi di tengah kemungkinan krisis listrik pada 2003 mendatang, setelah sumber tenaga listrik yang ada di Sumut tidak lagi mampu memenuhi kebutuhan listrik di daerah ini.

Terkait soal krisis listrik tersebut, Pemprov Sumut telah mengajak investor dari Cina untuk menanamkam modalnya di bidang usaha kelistrikan ini. “Sudah ada yang mau, kini tinggal menindaklanjutinya saja lagi,“ kata Edy Sofyan, juru bicara Pemprov Sumut, menyangkut kekurangan pasokan listrik di daerah ini pada masa mendatang.

Sorry, the comment form is closed at this time.