Thermal System and Renewable Energy Engineering

It's about clean and cheap energy

Gas Alam, Energi Masa Depan

Posted by ropiudin pada 24 Juni 2011


Gas alam diprediksi akan lebih menjanjikan ketimbang sumber energi lainnya, seperti energi terbarukan, nuklir, maupun minyak bumi.

Pernyataan itu diungkapkan oleh menteri sumber daya energi Qatar, Abdullah bin Hamad Al-Attiyah, dalam forum energi internasional yang diadakan di Singapura.

Dilansir melalui Straits Times, Selasa (2/1/2010), Al-Attiyah cukup yakin jika adopsi gas alam global akan lebih berguna dan selaras dengan industri yang ada di dunia karena harganya yang cukup murah dan lebih ramah lingkungan.

“Saya sangat yakin gas alam akan lebih bermanfaat dan efektif sebagai pengganti energi, karena lebih ramah lingkungan dan termasuk sumber energi yang aman,” ujar Al-Attiyah.

Menurutnya, negara yang memiliki regulasi lingkungan dan kebijakan pengurangan emisi, akan sangat cocok menggunakan energi gas alam. Selain energi yang lebih bersih, gas alam dapat memenuhi kebutuhan energi listrik dalam skala besar, cukup untuk generasi dunia.

Penggunaan batu bara dan minyak tidak dapat diperbaharui dan efeknya pun dapat merugikan lingkungan. Sedangkan kelemahan biofuel adalah karena harga tanaman pangan yang tinggi, serta penggunaan tanah dan air yang berlebihan.

Tenaga nuklir, yang selama ini dikenal sebagai energi ramah lingkungan, mampu memancarkan karbondioksida dan menghasilkan limbah radioaktif yang harus dibuang secara aman dan benar. Jika tidak maka limbahnya akan cukup berbahaya bagi kelangsungan kehidupan manusia.

“Sumber energi terbarukan seperti matahari, angin, dan tenaga air adalah ‘energi lingkungan yanng menjanjikan’. Namun sayang, investasinya terlalu mahal,” tandas Al-Attiyah.

Sorry, the comment form is closed at this time.