Thermal System and Renewable Energy Engineering

It's about clean and cheap energy

Elektrifikasi Indonesia belum Juara di ASEAN

Posted by ropiudin pada 23 Mei 2011


Rasio elektrifikasi Indonesia masih tertinggal jauh untuk kawasan Asia Tenggara atau The Association of Southeast Asian Nations (ASEAN). Setelah memasuki usia ke-65 tahun, PLN baru memasok listrik terhadap 33 juta rumah tangga atau setara dengan rasio elektrifikasi 55%.

Hal itu dikemukakan ekonom M. Fadhil Hasan dari Institute for Development of Economics and Finance Indonesia (INDEF) pada acara breakfast forum Center Indonesia for Development and Studies (CIDES), Kamis (20/1), di Jakarta.

“Dalam soal rasio elektrifikasi ini, di Asia Tenggara, posisi Indonesia hanya lebih baik dari Laos dan Kamboja yang rasio elektrifikasinya sekitar 40%. Rasio elektrifikasi Singapura 100%, Malaysia dan Brunei Darussalam di atas 80%, dan Filipina mencapai 60% berdasarkan data Kementerian ESDM di tahun 2009,” papar Fadhil.

Lebih lanjut Fadhil memproyeksikan, jumlah penduduk Indonesia pada 2020 akan mencapai 70 juta keluarga. Untuk itu, PT PLN (Persero) ditantang untuk melistriki 37 juta keluarga hingga 2020.

“Artinya, PLN harus menyambung 3 sampai 3,5 juta pelanggan baru tiap tahunnya. Untuk mencapai target itu dibutuhkan pembangkit listrik rata-rata sebesar 3.500 megawatt (mw) dan transmisi sepanjang 3.000 kilometer sirkuit (kms) dengan 8.000 MVA, dan jaringan distribusi tegangan menengah 20.000 kms serta tegangan rendah 30.000 kms dengan 6.000 MVA,” imbuhnya.

Sorry, the comment form is closed at this time.