Thermal System and Renewable Energy Engineering

It's about clean and cheap energy

Paradigma Energi Baru Dan Terbarukan Harus Diubah

Posted by ropiudin pada 21 Mei 2011


Paradigma mengenai energi baru dan terbarukan sebagai energi alternatif harus diubah, kata Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Ketenagalistrikan dan Konservasi Energi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Munir Ahmad.

“Jika masih disebut sebagai energi alternatif akan terus menjadi alternatif, bukan utama, sehingga paradigma itu harus diubah menjadi energi bersih,” katanya pada sosialisasi energi bersih di Yogyakarta, Jumat (13/5).

Menurut dia, Indonesia kaya energi baru dan terbarukan sebagai energi bersih, di antaranya tenaga angin, air, surya dan biogas.

“Beberapa program yang telah dilakukan terkait dengan penggunaan energi baru dan terbarukan itu antara lain program listrik perdesaan, interkoneksi pembangkit energi terbarukan, program pengembangan biogas dan program desa mandiri,” paparnya.

Ia mengatakan, saat ini masih terjadi ketimpangan antara kebutuhan penggunaan energi dengan suplai energi yang dihasilkan. Misalnya, energi listrik di Pulau Jawa dan luar Jawa.

“Data dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menunjukkan rasio elektrifikasi penggunaan energi listrik di Indonesia mencapai 67 persen. Hal itu berarti 33 persen rumah tangga di Indonesia belum teraliri listrik,” jelasnya.

Menurut dia, sekitar 80-90 persen daerah yang teraliri listrik tersebut berada di Pulau Jawa. Di luar Jawa rata-rata hanya 50 persen, bahkan ada yang kurang dari angka itu, seperti di Nusa Tenggara Timur (NTT), Papua, Maluku  dan Sulawesi.

“Terjadinya ketimpangan itu antara lain disebabkan adanya perbedaan antara pertumbuhan konsumsi energi listrik dengan pembangunan listrik,” ujarnya.

Jika pertumbuhan konsumsi energi listrik nasional berkisar tujuh persen, pembangunan listrik Indonesia termasuk infrastrukturnya hanya 2-3 persen setiap tahun.

“Sebagian besar masih menggunakan energi fosil, sehingga ke depan penggunaannya akan terus dikurangi. Dengan pengurangan pemanfaatan energi fosil maka yang dilakukan saat ini adalah pengembangan energi baru dan terbarukan sebagai energi bersih,” katanya.

Sorry, the comment form is closed at this time.