Thermal System and Renewable Energy Engineering

It's about clean and cheap energy

Teknologi Solar Thermal Baru Mampu Produksi Listrik Murah

Posted by ropiudin pada 15 Mei 2011


Energi matahari sangat berpotensi untuk menghasilkan listrik dalam jumlah besar dan bisa diandalkan karena ketersediaannya yang terus menerus sepanjang siang hari, sementara pada malam harinya, energi lebih yang disimpan selama siang hari bisa dimanfaatkan kembali.

Hingga saat ini dua teknologi konversi energi masih mendominasi pemanfaatan energi surya menjadi listrik. Teknologi tersebut adalah fotovoltaik dan solar thermal. Fotovoltaik mengubah energi foton langsung menjadi listrik, sementara solar thermal memanfaatkan sinar matahari untuk memanaskan air atau fluida kerja lainnya sebelum menghasilkan listrik.

Keduanya masih relatif mahal. Silikon dan proses produksinya menjadikan harga sel surya tetap tinggi. Sementara itu, solar thermal masih terkendala dengan sifat-sifat bahan yang membatasi keekonomiannya.

Walhasil, sebuah tim riset yang merupakan gabungan dari Boston College dan MIT membuat sebuah teknologi energi baru yang merupakan kombinasi dari kedua teknologi yang telah disebutkan sebelumnya.

Dengan mengandalkan pada material nano teknologi, mereka berhasil membuat panel datar yang merupakan ciri dari panel sel surya dengan permukaan penyerap sinar matahari yang lebih baik dan terbuat dari material nano. Hasil akhirnya adalah sebuah panel surya datar yang dibuat vakum dengan lapisan di antara dua permukaan yang mampu menyerap energi surya lebih baik.

Zhifeng Ren, profesor Fisika di Boston College yang juga menjadi pemimpin tim dan penulis utama hasil riset yang dipublikasikan di jurnal Nature Materials, menambahkan teknologi yang dikembangkannya akan membuka kemungkinan untuk menghasilkan proses konversi energi surya menjadi listrik dengan lebih murah.

Sorry, the comment form is closed at this time.