Thermal System and Renewable Energy Engineering

It's about clean and cheap energy

Rasio Elektrifikasi Indonesia Timur Dibawah 50 Persen

Posted by ropiudin pada 17 April 2011


PT PLN (Persero) menargetkan rasio ketersediaan listrik (elektrifikasi) di Indonesia bagian timur bisa mencapai 45 persen pada akhir tahun ini. Hingga saat ini, rasio elektrifikasi di wilayah tersebut baru mencapai 43 persen. “Wilayah Indonesia timur adalah satu-satunya wilayah operasional yang belum interkoneksi. Berbeda jika dibandingkan Indonesia barat dan Jawa-Bali,” kata Direktur Operasional Indonesia Timur PLN Vickner Sinaga di Kantor Pusat PLN, Rabu (16/6).

Untuk menambah ketersediaan listrik di wilayah Indonesia timur, PLN masih mengusahakan penyelesaian pembangkit listrik di empat lokasi di antaranya, di Amurang, Minahasa sebesar 2×25 megawatt; di Kendari, Sulawesi Tenggara sebesar 2×10 megawatt; di Lombok, Nusa Tenggara Barat sebesar 1×25 megawatt; dan di Ende, Flores sebesar 2×7 megawatt.

Bulan Oktober nanti, diperkirakan sudah ada penambahan sebanyak 80 megawatt dari keempat pembangkit tersebut.”Akhir tahun ini, penambahan akan mencapai 150 megawatt,” kata Vickner.

Vickner mengatakan, biaya pokok penyediaan (BPP) listrik untuk wilayah Indonesia timur cukup mahal dibandingkan wilayah Jawa-Bali. Jika BPP listrik di Jawa-Bali sebesar Rp 1.200 per kwh, di Indonesia timur mencapai Rp 2.000 per kwh. Padahal harga jualnya selisih Rp 10 dengan Jawa-Bali, yakni sebesar Rp 660 per kwh.

Kebijakan penyesuaian tarif dasar listrik (TDL) yang baru, ujar Vickner, juga tidak banyak berpengaruh ke pendapatan PLN, khususnya dari wilayah Indonesia timur. “Mayoritas pelanggan kami, sekitar 85-90 persen adalah pelanggan yang menggunakan daya 450-900 VA, yang tidak mengalami kenaikan tarif. Jadi tidak ada pengaruhnya,” katanya.

Menurut Vickner, lebih baik bagi PLN untuk memperbaiki dan melakukan perawatan mesin pembangkit secara rutin. Hal itu justru dapat menghemat pengeluaran PLN sebesar Rp 1-2 triliun daripada menggantungkan dari penyesuaian tarif listrik.

 

Sorry, the comment form is closed at this time.