Thermal System and Renewable Energy Engineering

It's about clean and cheap energy

Potensi Geothermal Indonesia Setara 19 Miliar Barrel Minyak

Posted by ropiudin pada 10 April 2011


Potensi geothermal atau panas bumi di Indonesia sebesar 27.710 Mega Watt (MW) atau setara dengan 19 miliar barrel minyak bumi. Kapasitas terpasang saat ini baru 4,3 persen atau sebesar 1.189 MW dari target pengembangan energi panas bumi pada 2025 yang itupun ditetapkan hanya sebesar 9.500 MW.

Kelimpahan sumber energi panas bumi itu diungkap Anna Rufaidat dari Direktorat Pembinaan Pengusahaan Panas Bumi dan Air Tanah, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral saat presentasi kegiatan pengembangan panas bumi proyek Hulu Lais, akhir pekan kemarin. “Target pengembangan disesuaikan dengan keputusan Presiden No.5/tahun 2006 tentang kebijakan energi nasional,” katanya.

M. Irhas, Direktur Operasi PT Pertamina Geothermal Energy, mengatakan saat ini terdapat Sembilan area kerja energi panas bumi PT Pertamina. Dua diantaranya adalah Sibayak di Brastagi, Sumatera Utara, yang telah diresmikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono 11 desember 2007 lalu dan Sungai Penuh di Gunung Raya Kerinci, Jambi, yang saat ini masih membuat AMDAL dan rencananya beroperasi 2012 nanti dengan kapasitas terpasang 80 MW.

Hulu Lais sendiri memiliki kapasitas sampai 300 MW dan saat ini sedang dalam tahap pembangunan infrastruktur setelah merampungkan AMDAL. “Ditargetkan akan digali dua sumur di Hulu Lais masing-masing dengan kapasitas 2×55 MW yang direncanakan akan mulai pada 2012,” ungkap Irhas.

Pengeboran tepatnya akan dilakukan pada Juni-Juli 2010. “Pada Oktober kami sudah akan tahu pasti kapasitas potensi dan pada 2011 dilaksanakan over rate,” katanya. Untuk proyek pengembangan panas bumi di Hulu Lais, Pertamina menyiapkan anggaran US$ 300 juta atau kurang lebih Rp 3 triliun.

 

Sorry, the comment form is closed at this time.