Thermal System and Renewable Energy Engineering

It's about clean and cheap energy

Krisis Energi: Potensi Tenaga Air Mencapai 75.000 MW

Posted by ropiudin pada 7 April 2011


Pemanfaatan energi terbarukan dan implementasi Konservasi Energi belum optimal. Keterkaitan dengan isu lingkungan kita mempunyai komitmen nasional untuk melakukan penurunan emisi sebesar 26% pada tahun 2020.

Dalam bauran energi primer nasional penggunaan energi masih sangat didominasi oleh energi fosil yang tidak terbarukan.

Sebagai gambaran penggunaan minyak bumi mencapai 42,99%, gas bumi 18,48%, dan batubara sebesar 34,47%, sedangkan penggunaan energi baru terbarukan hanya mencapai 4,07%.

Berdasarkan data dan informasi terakhir, potensi energi terbarukan masih sangat melimpah dan belum dimanfaatkan secara optimal.

Sebagai gambaran potensi sumber daya energi tenaga air yang tersedia sebesar 75.000 MW baru dimanfaatkan sebesar 7,54%, potensi energi panas bumi sebesar 28.543 MW baru dimanfaatkan sebesar 4,17%.

Sementara itu, Potensi energi biomassa sebesar 49.810 MW  baru dimanfaatkan sebesar 3,25%, demikian juga untuk energi surya dan energi angin masih sangat terbatas pemanfaatannya.

Berdasarkan kenyataan itu pemerintah berencana mengubah paradigma dalam pengelolaan energi dengan moto “Energi Demand Side Management”.

Sebelumnya, dalam paradigma lama pengelolaan energi, pemenuhan kebutuhan energi masih boros dan dipenuhi dari energi fosil dengan biaya berapapun serta disubsidi, sedangkan energi terbarukan hanya sebagai alternatif,

 

Sorry, the comment form is closed at this time.