Thermal System and Renewable Energy Engineering

It's about clean and cheap energy

Program Desa Mandiri Energi

Posted by ropiudin pada 30 Maret 2011


Kementerian Pertanian saat ini sedang mengembangkan Program Desa Mandiri Energi (DME). Program ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan masyarakat desa terhadap bahan bakar minyak, terutama minyak tanah, untuk keperluan sehari-hari. Program ini juga dipandang sebagai bagian dari usaha untuk mendorong ekonomi pedesaan. Desa Mandiri Energi (DME) merupakan desa yang memenuhi kebutuhan energinya secara mandiri yang berasal dari sumber-sumber energi baru dan terbarukan, seperti biofuel, terutama yang didapat dari minyak jarak pagar, energi bayu, energi surya maupun mikrohidro. Pada prinsipnya, program ini mendorong masyarakat untuk menyediakan energi yang cukup bagi desanya sendiri. Sehingga dapat membuka kesempatan kerja baru, mengurangi kemiskinan, dan menciptakan kegiatan-kegiatan lain yang produktif. Desa-desa ini tidak termasuk dalam kategori derah tertinggal, namun mempunyai potensi untuk mandiri dalam energi, sehingga dapat memberikan kelebihan energi kepada pihak-pihak lain.

Sepanjang tahun 2007, program ini dilaksanakan di 200 desa, sedangkan pada tahun 2006, kegiatan yang sama dilaksanakan di 100 desa (menggunakan bio-fuel), dan 40 desa (menggunakan non bio-energy) sehingga total mencapai 120 desa di 81 kabupaten. Sebelum tahun 2009, 2.000 desa dari sekitar 7.000 desa di Indonesia diharapkan mencapai swasembada energi. Lokasi program ini dipilih desa-desa yang mempunyai ketergantungan sangat tinggi terhadap pasokan energi dari luar wilayahnya.

Program ini secara resmi diluncurkan pada tanggal 14 Pebruari 2007 oleh Presiden yang sekaligus juga mengumumkan keterlibatan tujuh kementerian untuk berperan dalam kegiatan-kegiatan program yang terkait dengan kewenangannya. Ketujuh Kementerian tersebut adalah Kementerian Energi dan Sumberdaya Alam, Kementerian Pertanian, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Negara Pembangunan Daerah Tertinggal, Kementerian Negara BUMN, dan Kementerian Kelautan dan Perikanan. 

Desa Mandiri Energi merupakan strategi untuk mempercepat pembangunan di daerah-daerah yang kurang subur. Pemerintah akan menyediakan tanaman bioenergi seperti Japonica curcas, tebu, kelapa sawit, dan ubikayu sebagai sumber bahan bakar bio (bio-fuel) untuk dikembangkan di desa-desa tertentu. Kementerian Pertanian akan memimpin pengkajian daerah-daerah potensial dan mendiseminasikan paket-paket teknologi terapan untuk setiap jenis tanaman tersebut.

 

Sorry, the comment form is closed at this time.