Thermal System and Renewable Energy Engineering

It's about clean and cheap energy

Pemanfaatan EBT Libatkan Masyarakat Setempat

Posted by ropiudin pada 19 Oktober 2010


JAKARTA. Berdasarkan proyeksi sementara pemanfaatan energi tahun 2010 menunjukkan, minyak bumi sebesar 43,9 persen, batubara sebanyak 30,7 persen dan gas alam 21 persen. Kontribusi energi baru terbarukan masih rendah yaitu sekitar 4,4 persen. Ketergantungan terhadap sumber-sumber energi berbasis fosil seperti minyak bumi dan batubara dimasa mendatang dapat mengkhawatirkan ketahanan energi nasional.

Terlalu mengandalkan pada energi-energi yang tidak terbarukan seperti minyak bumi, batubara dan gas dimasa mendatang akan dapat mengkhawatirkan karena itu menurut Menteri ESDM, selain diperlukan penghematan penggunaan energi juga diperlukan diversifikasi ke energi alternatif yang baru terbarukan.

Mengenai konsep energi baru terbarukan Menteri ESDM menjelaskan, pada dasarnya energi terbarukan adalah energi yang ada bersama kita bisa berupa air, angin, dan lainnya. Pemerintah akan memberdayakan masyarakat untuk mengkreasikan penggunaan energi bagi kebutuhannya sehari hari, seperti biomas dan biogas.

Keinginan kuat untuk mengoptimalkan pemanfaatan energi baru terbarukan dan konservasi energi dilakukan Pemerintah dengan membentuk Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (Ditjen EBT KE) melalui Keputusan Presiden No. 24 Tahun 2010. Dengan dibentuknya Dirjen baru ini pemerintah berkeyakinan pada tahun 2025 peranan Energi Baru Terbarukan (EBT) dapat mencapai porsi 25 persen dari bauran energi nasional.

Sorry, the comment form is closed at this time.